Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘Papua Tranformation’


Saudara- saudari, pernahkah kita duduk sejenak dan kembali membuka lembaran-lembaran hidup kita di masa lampau sampai saat ini?

Jika kita membuka kaleiskop hidup kita, memang hidup hidup amat penuh warna. Ada waktu kita sukacita- ada waktu kita sedih. ada waktu kita menangis, ada waktu juga kita menangis. Kita lihat disekitar kita, ada banyak kelahiran temun hampir lebih banyak kematian yang dialami oleh orang pribumi tanah Papua, mulai dari hilangnya lahan untuk makan seperti di perusahaan-perusahaan, Penerimaan Pegawai negeri dan swasta yang tidak mengakomodir kepentingan orang pribumi, lahan untuk berburu-meramu, bertani, berternak yang mulai habis dengan program pemekaran wilayah, transpigrasi dan pertambangan sampaikan kepada minuman keras, penyakit dan serta peluru panas.

Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa hal ini bisa terjadi seperti banjir yang tidak bisa dibendung lagi?

pasti ada banyak jawab yang kita bisa dapatkan.

namun demikian dalam tulisan ini, saya hendakĀ  ajukan satu jawaban saja, dan menurut hemat saya, jawaban ini merupakan jawaban utama dari semua masalah yang dialami oleh orang pribumi tanah Papua, yakni “KUTUK”.

Kutuk yang sedang dan telah datang kepada orang pribumi tanah Papua saat ini, memang telah menghancurkan berbagai macam sendi orang pribumi tanah Papua sehingga orang pribumi tanah Papua sendiri telah hidup malas tahu dengan kondisi dan situasi yang sedang dialaminya.

tidak mau merenungkan kembali hidupnya, tidak mau membenahi diri. Tidak mau urus keluarga. Hidup berfoya-foya. Tuntut denda kepada sesama sampai mencakar langit.

Kutuk inilah yang membuat sehingga tidak ada masa depan yang baik lagi bagi orang pribumi tanah Papua di tanah yang telah diberikan Tuhan kepada mereka.

Karena itu, inilah saatnya orang pribumi tanah Papua segera bangkit dan menghancurkan “KUTUK” ini dan gantikan dengan segara meraih “BERKAT”.

Bagaimana caranya. Silahkan klik bacaan berikut ini!Mengubah Kutuk Keluarga Menjadi Berkat Tuhan

Read Full Post »