Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Parent Education’ Category


PETISI :

IKATAN GURU INDONESIA (IGI)

HENTIKAN PROGRAM SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL (SBI)

SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL ADALAH PROGRAM YANG SALAH KONSEP DAN 90% PASTI GAGAL

MENGAPA PROGRAM SBI HARUS DIHENTIKAN?

Jika kita cermati ternyata program SBI ini mengandung banyak kekurangan mencolok. Alih-alih menghasilkan kualitas bertaraf internasional kualitas pendidikan kita justru akan terjun bebas.Mengapa?

Ada beberapa kelemahan mendasar dari program SBI ini dan kelemahan ini begitu mendasar sehingga program ini memang harus dievaluasi, diredefinisi, dan perlu untuk dihentikan sampai hal-hal mendasar tersebut ditangani.

KONSEPNYA LEMAH

* Pertama, program ini jelas tidak didahului dengan riset yang mendalam dan konsepnya lemah. Dengan menyatakan bahwa SBI = SNP + X, maka sebenarnya konsep SBI ini tidak memiliki bentuk dan arah yang jelas. Tidak jelas apa yang diperkuat, diperkaya, dikembangkan, diperdalam, dll tersebut. Jika konsep ini secara jelas menyatakan mengadopsi atau mengadaptasi standar pendidikan internasional seperti Cambridge IGCSE atau IB, umpamanya, maka akan lebih jelas kemana arah dari program ini. Dengan memasukkan TOEFL/TOEIC, ISO dan UNESCO sebagai “X” juga menunjukkan bahwa Dikdasmen juga tidak begitu paham dengan apa yang ia maksud dengan “X” tersebut. Sampai saat ini tak ada satu pun petunjuk apa yang dimaksud dengan “X” tsb. Konsep “X” ini benar-benar misterius dan dibiarkan tetap misterius.

APA ITU ‘BERTARAF INTERNASIONAL’?

Program ini sudah SALAH KONSEP sejak dari awalnya. UU yang mencantumkan tentang program ini harus di judicial review. Coba perhatikan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas pasal 50 ayat (3) yang berbunyi, “Pemerintah dan/atau pemerintah daerah menyelenggarakan sekurang-kurangnya satu satuan pendidikan pada semua jenjang pendidikan, untuk dikembangkan menjadi satuan pendidikan yang bertaraf internasional.”

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan satuan pendidikan yang bertaraf internasional tersebut? Istilah ini tidak pernah dikenal sebelumnya dan tidak jelas apa acuan, kriteria dan apalagi rujukan akademiknya. Istilah ini muncul begitu saja dari langit dan dimasukkan ke dalam UU Sisdiknas. Bagaimana mungkin sebuah UU memuat sebuah rumusan yang sama sekali tidak memiliki acuan, kriteria, dan rujukan akademiknya?

(more…)

Read Full Post »


Walau banyak kasus korupsi dan persoalan lainnya, ekonomi negara kita bisa tetap berjalan. Ini tentu saja berkat ada penggerak-penggerak di masyarakat yang tidak tergantung pada peraturan dan pemerintah. Mereka yang jarang diketahui orang ini disebut entrepreneur. Ini beberapa dari mereka dan upaya yang telah dilakukan untuk menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita.

Wimar’s World Rabu malam (28/3) menghadirkan tiga orang entrepreneur yaitu Bob Sadino (pemilik supermarket Kem Chicks), Hadrijanto Satyanegara (PR Manager Patrakom), dan Fred Hehuwat (salah satu pendiri Yayasan ASHOKA Indonesia). Mereka adalah orang-orang yang tidak putus asa bahkan bersemangat dan memberi contoh kepada kita. Berikut potongan percakapan mereka dengan Wimar Witoelar.

Empat Modal Entrepreneur

Wimar : Katanya, Anda dulu pelaut, lalu bagaimana Anda bisa sampai menjadi

entrepreneur dengan membuka supermarket? (more…)

Read Full Post »


Seringkali kita berdecak kagum melihat kiprah dan karya orang-orang kreatif. Betapa hebatnya mereka. Terbesit di benak kita, mungkinkah setiap orang mengembangkan potensi kreatifnya sehingga meraih pencapaian-pencapaian luar biasa? Ataukah kreatifitas hanyalah milik segelintir orang tertentu saja?

Otak manusia sangat luar biasa. Dengan 100 milyar sel syaraf, otak kita bisa menggunakan sekitar 100 milyar bit informasi atau setara dengan 500 ensiklopedia. Pikiran manusia normal, bila diasah, sesungguhnya dapat bergerak dengan kecepatan lebih dari 300 mil per jam. Dalam 24 jam, manusia bisa mengembangkan 4.000 pikiran. Karena itu, banyak ungkapan yang diberikan untuk menggambarkan otak manusia, misalnya ”raksasa yang sedang tidur”, ”seperangkat mesin kompleks di jagad raya”, ”wilayah terbesar di dunia yang belum tergali”, dan ”superkomputer biologis”.

Otak manusia bahkan dapat memperbaiki dirinya sendiri. Selama Perang Dunia II, 10.000 tentara tertembak di bagian kepala sehingga otaknya mengalami kerusakan. Mereka dirawat di Inggris. Para dokter menemukan fakta bahwa manusia bisa memprogram kembali bagian sisa otak yang sehat agar bisa mengambil alih tugas bagian otak yang rusak atau hilang.MENGGALI POTENSI KREATIFITAS MANUSIA

Read Full Post »


Ada banyak cara dan strategi yang telah diketahui dan dipelajari tentang trik mengembangkan kemampuan matematika anak. Dalam tulisan ini saya membagikan informasi dan pikiran pripadi saya yang telah saya terima dari berbagai macam sumber, bahwa ternyata kemampuan matematika anak dapat juga dikembangkan sejak dini melalui berbagai permainan anak yang ada di dalam lingkungan kehidupan sosial kebudayaan anak.

Menurut metode “Math Investigation” yang penulis temukan adalah pertama, permainan merupakan pusat dari pembelajaran matematika dan bukan sekedar pengayaan materi; kedua, permainan memperdalam pemahaman siswa terhadap lambang bilangan dan penanda bilangan seperti bentuk-bentuk puluhan, ratusan, dan ribuan. Selain itu, permaian juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlatih melakukan operasi matematika seperti kurang, tambah, kali dan bagi(-, +, x, :); ketiga, permainan memberikan kesempatan kepada si kecil untuk belajar hal yang sama berulang-ulang dengan berbagai situasi; keempat, permainan akan menimbulkan masalah dan si kecil diarahkan untuk mengatasi masalah tersebut. Orang tua mengamati cara si kecil mengatasi masalah. (more…)

Read Full Post »


Oleh : Dito Anurogo, S. Ked.

KabarIndonesia – Musik klasik dapat menenangkan bayi yang lahir prematur. Sewaktu mendengarkan musik klasik, dapat diamati ekspresi wajahnya yang tidak lagi terlihat menderita serta detak jantungnya berjalan normal.

”Langit memiliki 5 nada, manusia memiliki 5 organ dalam, langit memiliki 6 Lü (Salah satu ketentuan tentang tinggi rendah nada pada zaman Tiongkok kuno), manusia memiliki 6 Fu (teori ilmu kedokteran Tiongkok, sebutan untuk kelompok organ: lambung, empedu, usus besar, usus kecil, kandung kemih, dan sanjiao (istilah ilmu kedokteran Tiongkok kuno tentang organ tubuh manusia). Inilah yang membuat manusia dapat berpadanan dengan langit dan bumi”, Tiongkok sebagai salah satu tempat muasal terapi musik, para leluhur semenjak dahulu kala sudah menyelami keteraturan alam semesta dan rahasia bioritmenya. (more…)

Read Full Post »


Berkomunikasi dengan anak menjelang remaja memang agak sulit. Jadi, ingat batasannya agar tak semakin menimbulkan masalah. Berbicara dengan anak remaja sebenarnya tak sulit bila Anda mampu menghindari cara berkomunikasi yang salah.

Sebab, terkadang komunikasi bisa membuat situasi yang sudah buruk jadi bertambah buruk. Jadi, apa pun yang Anda lakukan, cobalah untuk menghindari cara bicara yang tak bisa diterima, seperti: (more…)

Read Full Post »


Kapan sebaiknya mulai mencari sekolah untuk anak? Apa pula yang harus diperhatikan dalam memilih sekolah untuk anak? Berikut kiat-kiatnya dari seorang psikolog anak.
Tak lama lagi, tahun ajaran baru akan datang. Itu berarti, saatnya bagi orangtua untuk kembali berpusing-ria memikirkan dan mencari sekolah bagi anak-anak mereka. Memilih sekolah bagi anak memang gampang-gampang susah. Orangtua harus jeli dan tahu kebutuhan anak. Salah memilih sekolah, bisa berakibat buruk, bahkan berdampak panjang. (more…)

Read Full Post »

Older Posts »