Feeds:
Posts
Comments

Archive for October, 2009


Bahasa kedua di Indonesia

Saya menelepon ke ponsel teman. Perusahaan operator telepon itu adalah perusahaan Indonesia. Karena telepon yang saya tuju dalam keadaan tidak aktif, saya menerima pesan sebagai berikut: “The telephone you are calling is switched off.” Sudah. Hanya itu. Hanya pesan dalam bahasa Inggris, tidak ada pesan dalam bahasa Indonesia. Di beberapa bioskop yang pernah saya kunjungi, petunjuk yang ditayangkan di layar sebelum film dimulai, juga ditulis dalam bahasa Inggris. Tidak ada terjemahan bahasa Indonesia (more…)

Read Full Post »


Asmat always identified with carved figures or traditional sculpture. This is because traditional carvings or engravings have been exposed out by various parties, both government and private sector in Indonesia in the form of cultural festivals in both Agast or in Jayapura, Bali, Yogyakarta and Jakarta or outside the country as the Netherlands Embassy Denhag on August 28 – September 5, 2008 in order to invite the world, promoting Trade, Tourism and Investment (TTI) and support the development of Eastern Indonesia (Heelvezen Radio Report, the Netherlands, Jam 18:30 pm, September 6, 2008). Moreover Asmat has been designated as world cultural heritage site by the United Nations in February 2004 (Kompas, February 2004). (more…)

Read Full Post »