Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Papuan Cultures’ Category

ההיסטוריה של מומיות Papuan (מערב גינאה החדשה-מומיות) רוב האנשים בעולם עם אמא המצרי שזוהה בהיסטוריה של מומיה של פרעה במצרים. עם זאת, את ההיסטוריה הארוכה של אמא היתה שם גם בחיים של Papuans. במחקר שנערך סוף שנות 1980 עד 1990 המוקדמות, מצא שבע מומיות במחוז והמחוז Yahukimo Jayawijaya. מומיה השביעי נמצא ב: (א) Kurulu המחוזי, [...]

Read Full Post »

Reesink, Ger (Ed.)   1996 Studies in Irian languages, pt. 1. NUSA: Linguistic Studies of Indonesian and Other Languages of Indonesia, vol. 40 Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta

Read Full Post »

There are two types of bamboo flutes known in Dutch New Guinea. The modern thin bamboo flute, not native to Papuan traditional music, has been used for probably more than a century. The traditional one is virtually nonexistent and is known only through scientific studies and missionary reports.

Read Full Post »

To develop typically modern Papuan music, a musician should make some selection and modification. Not all characteristics of traditional Papuan music are suitable for the 21st century. Reasons for Selection and Modification

Read Full Post »

Whether composed on the basis of the diatonic, chromatic, or natural minor scale, a melody has certain general characteristics. What are they? Motive The melody is formed from a core idea called a motive. In Western music, a motive is a short but recognizable melodic figure. It indicates the smallest possible subdivision in musical analysis. [...]

Read Full Post »

This chapter and the next are meant for readers who are interested in music but have no basic knowledge and skills in Western music. So, if you are an expert in Western music, ignore both. The rudiments are limited to the musical elements Dr. Kunst explained in his book on traditional music in Netherlands New [...]

Read Full Post »

  Dr. J. Kunst  adalah seorang ahli etnomusikologi asal Belanda yang meneliti tentang musik tradisional di beberapa wilayah Hindia Belanda(skrg.Indonesiadi) Pantai Utara Papua dan Pegunungan Tengah bagian Utara yang dikenal dengan nama New Guinea Barat atau West Papua, dari tahun 1920-an sampai 1930-an. Barangkali karena penelitiannya dan penemuannya serta pemarannya tentang musik etnis New Guinea [...]

Read Full Post »

Dozens of children from the Jayawijaya Educational Foundation (Yayasan Pendidikan Jayawijaya / YPJ) under the aegis of PT Freeport Indonesia performed a traditional Papuan dance during a Christams 2008 and New Year 2009 celebration attended by President Susilo Bambang Yudhoyono and First Lady Ani Yudhoyono in Jakarta, some time ago. Freeport Indonesia by way of [...]

Read Full Post »

Menurut Ensiklopedia Bebas-Wikipedia bahasa Indonesia, Koteka adalah pakaian untuk menutup kemaluan laki-laki dalam budaya penduduk asli pulau Papua.   Koteka sebenarnya bukan  merupakan pakaian penutup kemaluan yang barangkali diidentikan dengan celana dalam oleh Ensiklopedia Bebas-Wikipedia Bahasa Indonesia tetapi koteka adalah pakaian itu sendiri bagi masyarakat pribumi Pengunungan Tengah Papua. Secara harfiah, kata ini bermakna pakaian, [...]

Read Full Post »

Seperti lasimnya, sudah dikenal secara umum bahwa pakaian tradisional wanita masyarakat pribumi Pegunungan Tengah tanah Papua adalah Moge/Sali dan telanjang dada serta punggung bertutup beberapa lembar doken(agiya dalam bahasa daerah suku Mee), seperti pada tampilan gambar wanita dalam web saya. Namun setelah saya telusuri ternyata, wanita suku Damal -Papua baik orang Amungme maupun orang Beoga [...]

Read Full Post »

Older Posts »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.