Feeds:
Posts
Comments

Archive for March, 2009

Admiring Papuass abundant natural resources and seeing challenges on its human resources. Indian Ambassador Biren Nanda has expressed his country’s intention to cooperate with the provincial administration in education. “We (Papua Governor Barnabas Suebu and I) have agreed to promote Indian education here and to promote Papua in India We aim to better Papuan human [...]

Read Full Post »

Undangan Itu Sering “Telat” Tiba NASRULLAH NARA Marthen Rumbewas memperbaiki posisi ransel yang menggelayut di pundaknya. Dengan wajah berseri-seri, dia turun dari angkutan kota yang ditumpanginya dari Abepura, Kota Jayapura, Papua. Seorang tukang ojek menyapanya, “Mo ke kampus kah?” Marthen mengangguk. Sesaat kemudian, pemuda 20 tahun itu sudah duduk di jok sepeda motor yang dikendarai [...]

Read Full Post »

Semua Pranata Pendidikan khususnya pendidikan dasar dan menengah di seluruh Indonesia hendaknya berterima kasih kepada pemerintah saat ini karena perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan semakin nyata, walaupun pada pelaksanaannya, orang jawa berkata “mandek-mandek jalan”. Beberapa perhatian pemerintah terhadap mendidikan adalah kurang lebih seperti berikut ini: (a)    Pengadaan Dana BOS(Bantuan Operational Sekolah) (b)   Insentif Guru (c)    [...]

Read Full Post »

    Optimalisasi Tumbuh Kembang Kecerdasan Spiritual (Spiritual Quotient) Si Buah Hati Menuju Masyarakat Madani     Latar Belakang Masalah SDM   Masyarakat pada zaman ini telah mengalami suatu kemajuan yang sangat luar biasa dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi serta  hiruk-pikuk tentang demokrasi, ham dan emansipasi dalam berbagai bidang kehidupan. Namun demikian di sisi lain, [...]

Read Full Post »

MUSIK ROHANI – MUSIK GEREJAWI & LATAR BELAKANGNYA     A.    MUSIK   Musik tidak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia, bahkan Musik bisa untuk melengkapi kehidupan manusia baik dari segi sosial, budaya, kejiwaan maupun dari segi religiusnya.   Sudah dibuktikan bahwa musik memiliki pengaruh terhadap jiwa manusia, karena musik memiliki  bentuk yang Imajinatif, seperti “Irama, [...]

Read Full Post »

Oleh: Yunus Emigita Yeimo Pemekaran Provinsi dan Kabupaten di tanah Papua yang sedang giat dilakukan saat ini adalah jawaban atas kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Papua. Namun dipihak lain, pemekaran itu adalah sebuah lahan “subur” untuk “menanam, meninggalkan, membangun” politik penguasa di bidang arsitektur dan ruang-ruang kota di Papua. Baik di tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kecamatan. [...]

Read Full Post »

Oleh: Yunus Emigita Yeimo   Walau telah dipahami secara umum bahwa, membangun rumah adalah sebuah investasi masa depan. Sama hal dengan sekolah (pendidikan). Dimana seringkali orang menyebut pendidikan merupakan suatu investasi masa depan. Yang mengorbankan waktu, tenaga, pikiran dan uang. Untuk mendapatkan (mewujudkan) impian rumah idaman, tentunya kita butuh daya (tenaga) paya (uang). Tetapi, mengapa [...]

Read Full Post »

Pidato Kebudayaan M. Syafi’i Maarif Oleh Umdah El-Baroroh Dari paparan Buya, memang kategori siapa pengkhianat dan siapa pahlawan tidak dibuat terang-benderang dalam kategori yang sederhana. Sebab mengidentifikasi siapa pengkhianat intelektual itu baginya sama sulitnya dengan memberikan definisi tentang siapa itu kaum intelektual. Ia tak memberi definisi yang jelas, memang. Tanggal 22/11 lalu, Dewan Kesenian Jakarta [...]

Read Full Post »

Oleh Setyo Budiantoro Seorang pemikir yang dipenjara hingga menjelang akhir hidupnya, Antonio Gramsci, menuliskan refleksinya tentang salah satu prasyarat setiap perubahan sosial, yaitu kebutuhan akan kelompok intelektual. Ia lalu membedakan kategori intelektual, antara “intelektual tradisional” dan “intelektual organik”. “Intelektual tradisional” adalah mereka yang diikat oleh bahasa akademis universiter dan pendidikan tertentu, mengikuti mainstream dominan, serta [...]

Read Full Post »

Oleh Abdullah Yazid Siapa yang pantas disebut kaum intelektual? Apakah dosen, sarjana, aktivis mahasiswa, pengamat, pekerja LSM, atau setiap orang yang bergelar tertentu secara akademik? Mereka semua, secara literal, bisa terkategori intelektual. Bahkan, petani dan tukang becak ataupun pemburuh kayu gahara yang bisa membaca teks di televisi atau koran pun juga tergolong kaum intelektual jika [...]

Read Full Post »

Older Posts »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.